Postingan

Menembus Cinta

Gambar
sumber : google.com Kutatap diri ini yang ingin menginjak usia 20 Kukembali terlempar dalam buaian masa lalu 2 tahun yang lalu Kumasih tabu dengan kata-kata ‘cinta’ Masih belum memahami makna tersirat dari setiap hurufnya Saat kawan-kawan sudah bercerita banyak tentang cinta dan pasangannya Saat itu aku Cuma turut mendengarkan dan berbahagia dengan kabar itu Terkadang kumerasa bingung dengan apa yang nama ‘cinta’ Apa itu ‘cinta’? Apakah aku punya ‘cinta’? Apakah aku sedang ‘mencintai’ seseorang? Siapa sebenarnya yang sedang ‘kucintai’? Apakah aku sedang ‘dicintai’? ‘Cinta’ itu seperti apa sih sebenarnya? Dahulu, yang kutahu hanyalah sahabat, keluarga, belajar, sekolah, bimbel, idola Motor, bubur ayam, terlambat, jajan, dan perpustakaan Tak ada kamus cinta yang pernah kubaca Dan kukurang tertarik dengan kamus cinta Seandainya pun ada kamus cinta sedang cuci gudang, belum tentu aku membelinya          ...

Rindu Ini Selalu Kujaga

Sabtu, 19 Desember 2015 Mata ini masih bersinar Kantuk masih belum menghampiri kemari Otak masih terasa segar dan siap jika kau tanyakan apapun hal Nafas ini masih teratur kuhembuskan Seharusnya ragaku lelah hari ini Lelah karena aktivitas dan beberapa tanggungan Kucoba jernihkan kembali semua memori otakku Musik favorit kudengarkan via headphoneku Tapi apalah… Seperti ada yang tidak beres denganku malam ini 12 jam di kampus berasa hanya 5 jam Seperti ada energy tambahan   yang merasuki jiwa ini Memasuki, mensugesti, dan menyemangati Entahlah dari siapa… Dari orang-orang yang selalu menyayangiku mungkin Apakah aku yang sedang rindu dengan seseorang? Tapi siapa? . . . . . . . Oh ya… Dia… Aku ingin menyapanya            

Revolusi Mental Ala Jokowi Sebagai Koridor Pembentukan Karakter Bangsa

            Di tengah era reformasi yang sudah berlangsung lebih dari tujuh belas tahun ini, ternyata sudah membuat banyak perubahan bagi karakter bangsa Indonesia sendiri. Kemerdekaan untuk   menyampaikan pendapat, berserikat, dan berorganisasi secara terbuka sudah banyak diterapkan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Namun, di tengah era reformasi yang notabenenya Indonesia sudah lepas dari masa Orde Baru yang mengungkung bangsa ini selama kurang lebih 32 tahun membuat banyak warisan Orde Baru masih mendarah daging seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. KKN − korupsi, kolusi, dan nepotisme − tidak saja mendarah daging dan sudah menjadi hal yang lumrah bagi pejabat tinggi Negara dan daerah tapi juga bagi semua kalangan di suatu organisasi, partai politik, perusahaan swasta maupun milik Negara, bahkan di institut pendidikan sekali pun. KKN yang tinggi memang sudah terlihat pada saat era Orde Baru dan sampai sekarang pun − ...

Segelintir Cerita tentang Organisasi Kefarmasian

Segelintir Cerita tentang Organisasi Kefarmasian di Latihan Kepemimpinan I (LK I) Sabtu, 14 Maret 2015 Pukul 10.00… Hari ini adalah hari sabtu kedua aku melaksanakan UTS di semester II ini. Baru saja aku keluar dari ruang kelas jurusan teknik sipil setelah bertempur dengan 10 soal kalkulus. Ada yang sempat aku sesali dari UTS Kalkulus kali ini. Aku merasa soal-soalnya tidak terlalu sulit tetapi pada saat mengerjakan soalnya tadi aku salah menghitung dan aku rasa cukup fatal. Tetapi sejauh ini, aku tidak mau membahas yang sudah-sudah. Life must go on. Aku masih punya kegiatan dan persoalan yang mesti aku selesaikan di depan. There is an important event today, it’s related with pharmaceutical world. Aku ingat benar hari ini ada acara dari anak Himpunan Mahasiswa Farmasi, namanya LK. LK hari ini adalah LK perdana karena ini LK yang pertama. Aku sudah menyiapkan jaket almamater ITB tercintaku yang sudah lama tidak aku pakai. Tadinya sih aku mau pakai waktu UTS Kalkulus, tapi kare...